
Gesah.co.id – Wajah baru Terminal Desa
Sarongan, di Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi,
Jawa Timur, kini tampak lebih representatif. Pusat aktivitas transportasi di
ujung selatan Bumi Blambangan tersebut telah selesai dibangun dan siap
memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, operasional anggaran
dari operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu tersebut dikelola langsung oleh
Pemerintah Desa Sarongan.
Kepala Dusun (Kadus) Krajan, Desa Sarongan,
Suyono, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya proyek tersebut. Dia
menyebut proses pengerjaan telah tuntas sepenuhnya pada Jumat, 24 April 2026
lalu.
"Kualitas pekerjaan sangat baik,
hasilnya rapi dan berkualitas. Kini jauh lebih nyaman digunakan untuk aktivitas
sehari-hari oleh masyarakat," kata Suyono, Senin (27/4/2026).
Tak hanya soal fisik bangunan, Suyono
mengaku bangga karena proyek ini menerapkan sistem pemberdayaan masyarakat
lokal. Warga sekitar dilibatkan langsung sebagai tenaga kerja, sehingga
memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi dapur warga.
"Dampaknya sudah mulai terasa.
Aktivitas di terminal jadi lebih lancar, dan ini tentu akan mendorong
perputaran ekonomi warga ke depan menjadi lebih baik lagi," jelasnya.
Selama ini, Terminal Desa Sarongan memiliki
peran vital sebagai urat nadi mobilitas warga. Terminal ini menjadi titik utama
bagi bus Damri Perintis rute Sarongan – Banyuwangi Kota serta kendaraan
logistik yang memasok kebutuhan pokok masyarakat setempat.
Dengan fasilitas yang kini lebih layak dan
estetik, diharapkan masyarakat kembali bergairah untuk meramaikan terminal.
“Dulu yang mungkin enggan ke terminal,
semoga setelah bagus ini warga tertarik kembali. Baik penumpang maupun pedagang
bisa lebih nyaman beraktivitas di sini,” tandas Suyono.
Pembangunan ini menjadi bukti nyata sinergi
antara pelaku investasi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun
infrastruktur di wilayah pelosok Banyuwangi.
Perlu diketahui, wilayah Kecamatan
Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, memang merupakan lokasi investasi PT BSI,
selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Prodüksi (IUP OP) Emas dan
Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, meliputi
Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk
tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen
ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020.
Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri
atau PMDN ini operasi prodüksi di Deşa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran,
Banyuwangi.
Sebagai pelaku investasi, PT BSI terus
meneguhkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM terus digelontorkan
dengan 8 program utama.
Program PT BSI itu meliputi program bidang
pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian
ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan
infrastruktur. (*)
